October 2, 2022

Saipul Jamil Bebas Penjara, Ini Pendapat Dewan Pers Terhadap Glorifikasinya

3 min read
Saipul Jamil

Saipul Jamil

Belum lama ini seorang artis yang bernama Saipul Jamil telah dinyatakan resmi bebas dari kurungan penjara seusai menjalankan hukuman atas kasus pelecehan seksual yang dilakukannya tersebut terhadap anak yang masih berada di bawah umur.

Tetapi sayangnya selebrasi Saipul Jamil yang dilakukan oleh perwakilan keluarga hingga tim kuasa hukumnya itu sendiri justru malah menimbulkan kritikan yang sangat tajam dari berbagai pihak.

Hal ini tak terkecuali bagi agus sudibyo yang tak lain merupakan salah satu anggota dari dewan pers sendiri. Di mana dirinya mengatakan bahwa pada dasarnya sah-sah saja bagi media untuk memberitakan bebasnya Saipul Jamil dari penjara mengingat rating atau peringkat dari berita tersebut memang cukup tinggi.

Tetapi menurut agus sudibyo hal tersebut justru sudah seharusnya mempunyai dimensi kritis tersendiri. Di mana media harus mempertanyakan kembali apakah media tersebut memang layak atau tidak untuk mengelu-elukan kasus seorang mantan narapidana atas kasus hukumnya yang sudah berakhir tersebut.

Selain itu  agus sudibyo sendiri juga menambahkan anggapan bahwa dirinya menilai hal tersebut tidak pantas untuk dilakukan atau bahkan dirayakan pada pelaku dinyatakan saat bebas. Tak terkecuali pada kasus korupsi, kejahatan seksual,  terorisme, hingga apapun kasusnya.

Pendapat Dewan Pers Terhadap Glorifikasi Saipul Jamil

Di sisi lain,dengan beredarnya kabar bahwa Saipul Jamil bebas penjara tersebut juga mendapatkan perhatian khusus dari agus sudibyo selaku dewan pers. Di mana dirinya menganggap bahwa sudah sepatutnya jika Saipul Jamil kembali diterima dan menjadi bagian dari lingkungan masyarakat.

Hal ini tak lain karena Saipul Jamil telah menjalankan masa hukumannya tersebut berdasarkan keputusan dari pihak pengadilan. Tetapi di sisi lain,dewan pers tersebut juga menilai bahwa hal yang dilakukan oleh kerabat Saipul Jamil tersebut juga terlalu berlebihan untuk menyambutnya pada saat keluar dari penjara.

Dikutip melalui laman resmi Zine.id, Dewan pers tersebut juga mengungkapkan bahwa umumnya penyambutan semacam itu dilakukan oleh para atlet yang mendapatkan prestasi kejuaraan pada suatu ajang perlombaan. Bisa juga dilakukan untuk sesorang yang mempunyai prestasi yang sudah seharusnya dibanggakan dan juga diapresiasi oleh publik.

Apabila melihat hal tersebut tentunya bukan merupakan sesuatu yang harus dibanggakan bukan? Untuk itu sangat tidak pantas apabila hal semacam itu dilakukan untuk mantan narapidana apapun. Baik itu narapidana korupsi, narapidana kejahatan seksual, narapidana terorisme, dan lain sebagainya.

Bahkan agus pun mengungkapkan bahwa apabila Saipul Jamil masih ingin kembali di dunia hiburan maka tidak ada salahnya untuk mencoba. Dirinya juga menambahkan penilaian bahwa mengingat glorifikasi yang dilakukan dengan cara tersebut apakah memang lazim? Tegas dewan pers.

Lebih lanjut lagi, dewan pers tersebut juga menyatakan bahwa jika didasarkan pada kode etik jurnalistik yang masih berlaku maka sebenarnya memang tidak ada larangan khusus bagi para jurnalis untuk meliput mantan narapidana kejahatan seksual.

Tetapi pelanggaran kode etik itu sendiri bisa saja terjadi apabila dalam pemberitaan tersebut mengandung suatu unsur yang bersifat pornografi maupun pencabulan. Sedangkan yang diatur pada kode etik itu sendiri merupakan prinsip pemberitaan yang mana mau tak mau harus menghindari muatan cabul dan juga pornografi tersebut.

Di sisi lain kritik yang keras pun datang dari seorang pelopor jurnalistik infontainmet yang tak lain yaitu ilham bintang. Di mana dirinya melihat glorifikasi pada penyambutan pembebasan Saipul Jamil tersebut.

Padahal di sisi lain Saipul Jamil merupakan seorang mantan narapidana dari kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Tentunya pers harus mempunyai kepekaan tersendiri terhadap nilai-nilai masyarakat, tandas pelopor jurnalistik tersebut.

Sumber

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.