August 17, 2022

Phimosis Adalah Kondisi Kulup Yang Ketat

3 min read

Sahabat gogomall – Phimosis adalah ketidakmampuan kulit khatan (kulup) untuk ditarik kembali ke belakang kelenjar penis pada pria yang tidak melakukan sunat.

Pada kebanyakan kasus, pemisahan alami kulit khatan untuk ditarik pada usia 3 tahun. Namun phimosis fisiologis ini bisa ditangani saat masih bayi hingga usia remaja atau usia dewasa awal. Phimosis patologis jauh lebih jarang terjadi dan dapat mempengaruhi anak-anak dan orang dewasa. Terkait dengan jaringan aprut sekatrikial preputium yang sering terlihat berwarna putih.

Pengertian Phimosis Adalah

Phimosis adalah suatu kondisi kesehatan dimana kulit khatan tidak ditarik atau ditarik kembali dari sekitar ujung penis. Phimosis sangat umum pada bayi laki-laki yang belum disunat. Kulit khatan ketat hingga anak laki-laki berusia 3 tahun. Phimosis kemungkinan terjadi secara alami atau bisa disebabkan oleh jaringan parut.

Anak laki-laki yang mengalami phimosis kemungkinan tidak memerlukan perawatan, kecuali kondisi kesehatannya membuat sulit untuk kencing dengan benar dan menyebabkan beberapa gejala kesehatan lainnya. Ketika anak laki-laki tumbuh besar dan kondisinya tetap berlabjut, maka gejala phimosis harus segera ditangani.

Apa Yang Menyebabkan Phimosis Pada Pria?

Phimosis adalah keadaan atau kondisi alami dari lahir. Sebagian besar tidak jelas mengenai kondisi ini terjadi pada beberapa anak laki laki. Kondisi phimosis juga bisa terjadi ketika kulup penis telah ditarik secara paksa sebelum kulit siap dengan benar. Hal ini dapat merusak lapisan kulit halus dan dapat menyebabkan jaringan parut. Serta menjadi lebih sulit untuk menarik kulup dikemudian hari.

Beberapa jenis infeksi atau peradangan pada kepala (glans) penis atau kulup penis kemungkinan juga menjadi penyebab kondisi phimosis pada anak laki-laki dan seorang pria. Suatu kondisi yang disebut balanitis adalah peradangan pada kepala (glans) penis. Terkadang bisa disebabkan oleh kebersihan yang buruk atau semacam infeksi kulup pada penis.

Apa Saja Tanda Dan Gejala Phimosis?

Gejala yang terkait pada phimosis adalah:

• Nyeri pada penis.

• Nyeri saat berhubungan intim.

• Disfungsi ereksi.

• Retensi urine.

• Disuria.

• Bisul di kulit.

• Terasa gatal pada uretra.

• Seperti balon atau tonjolan kulit khatan saat kencing.

• Ketidakmampuan untuk sepenuhnya menarik kulup pada usia 10 tahun.

• Infeksi kulup yang sering terjadi (balanitis).

Bagaimana Mendiagnosis Phimosis?

Diagnosis untuk phimosis adalah dengan sering mengamati penyempitan kulupnya. Namun tergantung pada tingkatan phimosis, penyusutan ini dapat bervariasi dan disarankan untuk mengkonsultasikannya dengan dokter. Dalam kebanyakan kasus, kondisi atau gejala yang berhubungan dengan phimosis tidak terlihat pada remaja pria.

Kondisi yang berhubungan dengan phimosis dapat mengganggu kegiatan sehari-hari seperti kencing atau ereksi atau jika ada gejala tambahan maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Infeksi ini sering terjadi pada kulup atau kelenjar penis yang harus di evaluasi oleh dokter secara fisik. Beberapa tanda umum yang kemungkinan ditanyakan dokter mengenai rasa sakit, gatal, bengkak, perubahan warna kulit khatan atau kelenjar dan adanya beberapa bintik atau ruam.

Bagaimana Mengatasi Phimosis Sejak Dini?

Untuk menghilangkan phimosis dengan prosedur sunat, karena terapi medis berdasarkan pada penanganan antibiotik atau perawatan lainnya yang hanya memadai untuk mengatasi peradangan, bukan phimosis. Sunat adalah salah satu cara untuk menangani phimosis agar kulit khatannya tidak ketat lagi dan bisa ditarik.

Itu jasa penjelasan mengenai phimosis, apabila ingin mengetahui informasi seputar kesehatan bisa mengunjungi website dokter laser dan juga pelajari produk gogomall dan berapa harga dr laser di gogomall. Klik disini.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.