October 7, 2022

Mengapa Rektor Unsur Belum Akan Bersikap Meski Salah Satu Dosennya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi?

2 min read

Rektor Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, PROF. DWIDJA Priatno SH,SPn memaparkan, berkaitan status keliru satu dosennya, Yudi Junadi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam persoalan dugaan tindak pidana korupsi, selama hal itu belum terbukti pihaknya tidak dapat melakukan tindakan apa-apa. “Kalau sudah terbukti, baru dapat ikuti ketentuan yang ada. Semacam, tidak kembali menjadi dosen dan dikeluarkan berasal dari Unsur,” tegasnya.

Meski begitu, pihaknya dapat mengendepankan azas paduga tidak bersalah dalam menyikapi persoalan yang menerpa keliru satu dosen potensial di Unsur itu. “Kita dapat tunggu hasil berasal dari proses hukum yang bersangkutan. Kita tunggu putusan berasal dari penegak hukum,” tegasnya

Bereaksi

Penetapan tersangka terhadap mantan Direktur PDAM Tirta Mukti Cianjur Yudi Junadi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur ternyata juga menua reaksi berasal dari beberapa kalangan. Salah satunya berkunjung berasal dari yang mengatas namakan Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur.

Bem Unsur berikut mendesak supaya Yudi Junadi yang statusnya sebagai keliru satu dosen di Unsur supaya legowo berhenti berasal dari statusnya sebagai dosen. Salah satu basic alasanya bahwa yang terkait supaya bisa konsentrasi dalam meniti proses hukum dikarenakan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Cianjur.

“Siapa pun orangnya, yang menjadi dosen di Unsur kecuali punya fakta integritas dan tersangkut persoalan hukum sudah semestinya berhenti. Karena kecuali tidak dapat sedikit banyak berdampak terhadap Unsur, baru setelah nantinya tidak terbukti dan perkaranya sudah inkrah bisa kembali lagi,” kata Ketua BEM Unsur, Diki Muzaki.

Menurutnya, Yudi Junadi tersedia wacana mendambakan mencalonkan diri sebagai Rektor Unsur. Pihaknya menegaskan, kecuali hal itu terjadi, sudah pasti mencidrai instansi Unsur. “Seorang yang sudah ditetapkan sebagi tersangka dalam dugaan persoalan korupsi, mesti fokus kepada proses hukum. Jangan berandai-andai punya jabatan di Unsur,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya dapat mendukung calon rektor yang punya kebolehan luar biasa untuk memajukan Unsur. Lantaran, hal berikut merupakan komitmen mahasiswa Unsur untuk menciptakan good governance. “Ini komitmen Bem Unsur untuk menciptakan kampus Unsur terbebas berasal dari korupsi,” tegasnya.

Sebagai tindaklanjut berkaitan status tersangka Yudi Junadi, pihak Bem dengan pengurus dapat laksanakan pengkajian. Kalau bisa dikomunikasikan dengan pihak rektorat dan fakultas untuk langsung mengambil sikap mengenai status Yudi Junadi sebagai dosen, maka pihak Bem tidak dapat laksanakan pergerakan apa pun.

“Jika melalui komunikasi dengan pihak rektorat, tidak tersedia reaksi. Maka Bem Unsur dapat laksanakan aksi besar-besaran ke Rektorat Unsur untuk mendesak supaya langsung mencopot Yudi Junadi, dikarenakan sudah mempermalukan Unsur di publik,” tegasnya.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.