June 29, 2022

Gua Passea, Situs Purbakala yang Fantastis di Bulukumba

6 min read
Gua Passea

Gua Passea atau Leang Passea jadi saksi histori peradaban Bulukumba. Obyek wisata yang punya makna “Gua Tempat Orang Bersendu” disanggupi benda arkeologis tersisa kebiasaan megalithik.

Harga Ticket: Rp 8.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Lembanna, Kec. Bonto Bahari, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan; Map: Periksa Posisi
Gua Passea merupakan situs purbakala yang ada pada Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Web ini dipercayai udah dihuni oleh manusia sejak mulai zaman kedelapan sebelumnya masehi. Di posisi bertipe horizontal ini lebih banyak dijumpai warisan yang berusia beberapa ratus tahun.

Nama Passea punya makna kesulitan. Pemberian nama lokasi ini diambil dari bahasa di tempat ialah bahasa wilayah Ara unik Bontotiro. Disebut begitu sebab lokasi ini adalah tempat penguburan manusia purba. Kekayaan warisan prasejarah di gua ini membuat jadi suatu situs purbakala.

Miliki jarak 150 km dari kota Makassar, web ini ada dalam tengah kebun penduduk serta di antara semak ilalang. Suatu pemberi tanda posisi buat mendapatkan gua ini yaitu pohon besar yang melambung tinggi dengan tangkai yang ada dalam mulut gua.

Daya Ambil Gua Passea

1. Otensitas yang Terbangun

Gua Passea dijumpai oleh satu orang budayawan yang memiliki nama Muhannis. Beliau pernah menghadirkan seseorang pengamat purbakala buat mengenali situasi gua yang ada pada perut bumi ini. Hasilnya, semuanya sisi gua ada pada situasi asli.

Buat melindungi kelestarian gua, Muhannis kerap membawa pemuda di tempat buat bersihkan semak ilalang yang bisa mengacaukan situasi jalan tuju gua. Bekerja-sama sesuai ini dikerjakan biar makin banyak turis yang nyaman sewaktu bertandang ke gua Passea.

2. Warisan-Peninggalan Pra Histori

Di gua yang katanya udah dihuni manusia sejak mulai zaman kedelapan sebelumnya masehi ini, ada banyak warisan prasejarah seperti manik-manik kaca, tersisa kendi serta guci warisan yang bukan asal dari Indonesia saja. Juga ada peti mati yang berisi tulang belulang manusia purba masih asli serta terbangun.

Diluar itu, di gua pengunjung bakal mendapatkan bebatuan yang bisa memantulkan sinar maka kelihatan benderang. Batu-batuan ini semisal manik-manik kaca yang bercahaya. Diakui, batu-batuan ini adalah bukti pertemanan dengan India selatan yang ada sejak mulai tahun 500 sebelumnya masehi.

Batu-batuan bersinar ini berada di lantai dua gua. Buat hingga di titik ini, pengunjung mesti melintasi anak tangga dari potongan tangkai pohon. Kemilau sinar dari batu-batuan ini semisal kristal yang menghias semuanya dinding gua di lantai dua.

Warisan pra histori yang lain ada pada dalam gua ini yaitu sejumlah sisa tempat makan dari wilayah di tempat serta luar negeri. Asal tempat makan bersifat guci serta kendi itu dari Vietnam, Kamboja serta Cina.

Waktu ini, situasi peti mati yang ada pada dalam gua tinggal sejumlah 3 buah. Peti mati yang dibikin dari kayu ini, mulanya punya jumlah sampai beberapa puluh. Akan tetapi sejak mulai berlangsung pengerusakan, peti mati yang mulanya terkait di langit-langit gua saat ini ada dalam lantai gua dengan rangka yang tercerai berai.

Baca Lagi : Pulau Sepa Resort

3. Kecantikan Gua

Kecantikan gua jadi bayaran yang setimpal seusai turis berlelah-lelah lewat perjalanan tuju mulut gua. Di mulut gua sebagai pintu masuk ke gua, pengunjung bakal mendapatkan lubang batu yang kebanyakan dipakai buat bersemedi.

Juga ada batu yang tersusun rapi mirip wanita menghadap ke belakang. Wanita ini punya rambut panjang. Sisi mulut gua adalah sisi yang memperoleh cahaya matahari cukup, maka semuanya bagiannya tampak secara terang.

4. Ada dalam Bawah Tanah

Buat nikmati kecantikan serta daya pikat gua, pengunjung mesti melintasi batu karang serta semak ilalang yang memutari pegunungan. Posisi mulut gua Passea ada dalam bawah tanah. Pengunjung bisa hingga seusai melintasi jalan setapak sejauh 500 mtr. di jalan kaki.

Pengunjung mesti melintasi anak tangga yang di tata dari batu karang. Setelah itu berpegangan di akar-akar pohon besar yang ada di sebelah kanan kiri, atau memanfaatkan ranting-ranting pohon.

5. Stalaktit serta Stalagmit yang Masih Selalu Tumbuh

Perkembangan umumnya stalagmit dalam waktu jangka 1 tahun sampai 0,13 mm. Dengan berpedoman di kecepatan tumbuh itu, bisa ditemui kalau gua Passea udah ada sejak mulai beberapa ratus ribu tahun lalu.

Perihal ini berdasar di banyak penghimpunan stalaktit serta stalagmit yang ada pada dalam gua. Penghimpunan ini melahirkan sejumlah pilar anyar yang penuhi gua. Sejumlah pilar ini bertambah hari bertambah tinggi serta menjadi membesar. Sampai ini hari, stalaktit serta stalagmit itu terus berubah di gua yang punya panjang 59 mtr. ini.

Alamat serta Trayek Tuju Posisi Gua Passea
Secara rinci, gua Passea tergolong dalam lokasi Daerah Kaddoro, Bulukumba. Seputar 150 km dari kota Makassar.

Apabila pergi dari kota Makassar, Anda bisa punya sejumlah alternatif alat transportasi buat hingga ke Bulukumba. Pertama, memanfaatkan bis. Naiklah bis jalur Selayar dari Terminal Mallengkeri, lalu turun di Bulukumba atau Tanjung Bira.

Ke-2 , naik pete-pete. Pete-pete adalah sama dengan angkutan publik yang lebih kecil dari bis. Dari terminal Mallengkeri Anda langsung dapat tuju Bulukumba. Serta yang paling akhir memanfaatkan BMA trans yang bakal langsung mengirimkan Anda hingga di Bulukumba. Anda bisa juga memanfaatkan kendaraan personal selaku alat transportasi.

Perjalanan dari kota Makassar tuju Bulukumba butuh waktu empat sampai lima jam dari kota Makassar. Sehabis masuk Kabupaten Bulukumba, Anda hanya butuh mengikut jalan as Bulukumba-Bira. Seusai perjalanan waktu kira-kira 45 menit, Anda bakal mendapatkan papan petunjuk jalan tuju Apparalang.

Membuka sehari-hari dimulai dari senin sampai minggu, tempat ini terbuka waktu 24 jam. Akan tetapi, lebih baiknya Anda mendatanginya sewaktu matahari masih bercahaya jelas ingat situasi gua yang mempercayakan sinar matahari selaku pencahayaan inti. Buat masuk lokasi ini, pengunjung cuman bayar Rp 8.000 buat ticket masuk.

Baca Lagi Aja : Pulau Putri Jakarta

Pekerjaan di Leang Passea

1. Telusuri Gua atau Caving

Buat turis yang mencintai pekerjaan di alam bebas, telusuri atau susur gua bisa Anda coba waktu bertandang ke gua ini. Selaku satu diantara pekerjaan yang belumlah banyak dikerjakan oleh penduduk, caving punya kendala yang sangat bagus.

Waktu susur gua Anda bisa merasai kesan nikmati kecantikan perut bumi serta merasai kegelapan langgeng. Semasing gua punya area ialah area dengan sinar, area buta setengah. Serta paling akhir area buta keseluruhan di mana tidaklah ada sinar sedikitpun yang masuk ke sisi gua di area ini.

Di gua, Anda bakal bersua dengan makhluk hidup dengan kepribadian unik yang beda dengan makhluk hidup di luar gua. Makhluk hidup di gua melaksanakan penyesuaian maka punya anggota tubuh yang antik.

Sebelumnya melaksanakan pekerjaan yang tergolong dalam olahraga ekstrim ini, Anda penting persiapkan berbagai hal sebagaimana berikut : pakai kemeja yang nyaman, hindarkan musim hujan, cari pemandu yang lebih mengerti situasi gua, terus membawa alat penerang double, serta terus turuti peraturan.

2. Liburan Histori

Gua Passea punya warisan histori dari era purba yang banyak sekali. Sangat membahagiakan apabila sewaktu Anda pulang bukan hanya cukup pengalaman anyar namun memperoleh pengetahuan anyar.

Anda bisa melakukan perbincangan dengan budayawan yang mendapatkan gua ini, drs. Muhannis atau bisa saja dengan penduduk seputar yang mengerti situasi serta sejumlah data yang ada tentang gua ini. Warisan histori yang banyak tentu tinggalkan peristiwa yang banyak juga.

3. Hunting Poto

Lokasi gua Passea punya kecantikan yang mengagumkan dengan situasi masih alami. Paduan di antara stalaktit serta stalagmit yang bersatu jadi suatu pilar, dan guratan-guratan dinding gua jadi satu diantara perihal atraktif yang bisa menjadi obyek photography.

Ruang gua yang luas pun berikan Anda peluang buat mendapatkan makin banyak spot poto. Wilayah mulut gua jadi area yang jangan terabaikan. Wilayah ini jadi wilayah sangat jelas sebab sinar matahari bisa masuk secara gampang lewat ruang atas gua yang terbuka.

Paduan di antara dinding gua yang artistik, sinar matahari yang bercahaya jelas serta tangkai pohon yang ada pada mulut gua begitu baik buat didokumentasikan dalam frame poto. Buat memperoleh hasil di gua, turis butuh upaya lebih dengan bawa alat pencahayaan.

4. Menggambar

Buat yang punya kegemaran menggambar serta melukis, Anda bisa memanfaatkan lokasi di gua ini buat sumber buah pikiran. Terdapat beberapa kecantikan yang terpatri di gua ini yang bisa Anda tuang dalam suatu gambar. Menggambar di muka obyek tentu dapat menjadi pengalaman yang gak terabaikan.

Layanan di Gua Passea

Gua Passea

Pengurusan lokasi gua Passea ada dalam tangan penduduk di tempat serta pemerintahan kampung. Sampai kini pengurus terus berusaha perawatan situasi jalan sebagai layanan tuju serta pulang dari gua. Meyakinkan kalau tak ada semak ilalang yang mengacaukan turis yang hadir.

Saksi histori peradaban Bulukumba ini punya kecantikan serta kekayaan histori yang sangat bagus buat dikulik lebih dalam. Banyak warisan pra histori di gua membikin siapa-siapa saja yang bertandang mesti melindungi serta melestarikannya. Posisi yang paling sesuai disinggahi buat liburan alam sekalian liburan histori.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.