Act Of Free Choice Atau Penentuan Pendapat Rakyat Pada Pemilihan Umum Papua Barat!

Act of free choice atau penentuan pendapat rakyat pada pemilihan umum Papua barat! Setiap orang di dunia tentunya berhak memilih siapa wakil masyarakat yang berhak menjalani berbagai macam tugasnya. Sama halnya seperti di Papua Barat beberapa bulan lagi ingin melakukan pemilihan umum. Tentunya semua rakyat Papua barat harus memilih dengan adil. Pada artinya memang tidak ada paksaan dalam memilih siapa yang akan mewakili suara para rakyat ini.

Pada umumnya pemilihan umum memang sudah ada sejak lama sehingga kalau mau tahu tepatnya pada tahun 1969. Di saat itulah pertama kali rakyat Indonesia tepatnya di Papua Barat mulai melakukan pemilihan umum. Tetapi tetap saja ada beberapa orang yang tidak memilih yang bernama golongan putra atau yang bisa disebut golput. Nah, kalau ada yang tidak memilih maka bisa menyebabkan pemimpin yang tidak tepat. Maka dari itu lah semua rakyat Indonesia diharuskan untuk memilihnya. Bagaimana? Mau tahu seperti apa?

Menurut data yang sudah tersedia pada laman act of free choice hanya sekitar 1025 yang berisikan laki – laki dan perempuan saja yang sudah mencoblos. Tentunya ini adalah angka yang sedikit padahal Papua barat merupakan salah satu daerah yang ada di Indonesia. Data itu direkam tempatnya pada tanggal 2 Agustus 1969. Mereka, orang Papua sebenarnya termasuk bagian dari Indonesia. Sehingga mereka masih menjadi satu kesatuan dalam Bhineka Tunggal Ika.

act of free choice
act of free choice

Bhinneka tunggal Ika memiliki arti yaitu walaupun berbeda – beda tetapi tetap satu. Tentunya dengan Papua Barat diharapkan dapat memilih pemimpin yang baik untuk kota Papua Barat sendiri. Dengan adanya Bhinneka tunggal Ika pastinya ada saja beberapa hal yang berbeda. Salah satunya adalah agama, di Papua Barat sendiri memang setiap orang memiliki agama yang berbeda. Tidak mungkin semua orang memiliki agama yang sama antara satu sama lain.

Bukan hanya itu saja dengan hadirnya act of free choice ini maka banyak orang Indonesia tersadar. Kalau memilih calon pemimpin mereka memang penting sekali, karena satu saja tidak bisa memilih. Maka bisa berpengaruh kepada calon pemimpin mereka nantinya, sehingga semua orang wajib memilih. Padahal pemilihan yang pertama kali pada tahun 1969 itu sudah dilengkapi dengan adanya New York agreement. Sehingga sangat banyak sekali hal yang sudah dipertimbangkan.

Adapun salah satunya adalah musyawarah yang merupakan salah satu janji yang ada disana. Sehingga dengan adanya musyawarah pastinya tidak akan ada yang namanya kekacauan melainkan yang ada disana hanya kedamaian saja. Apalagi hal ini juga disesuaikan dengan berbagai metode yang ada disana.

Act of free choice merupakan salah satu solusi yang terbaik. Gimana apakah mau memilih nantinya atau golput? Cek berita lainnya di freewestpapua, ya!