5 Manfaat Mengajarkan Anak Permainan Tradisional

Gadget menjadi salah satu alat yang banyak dimainkan anak – anak kekinian. Gadget sendiri memiliki beragam jenis dan bentuk yang dapat digunakan untuk bermain maupun melakukan berbagai kegiatan pendukung lainnya seperti sekolah maupun berkomunikasi. Gadget sendiri dapat menimbulkan efek kecanduan yang buruk bagi kesehatan tubuh. Sebab itu, banyak sekali orang tua yang membatasi penggunaan gadget kepada anak.

Jika anak tidak diperbolehkan menggunakan gadget lalu apa permainan yang dapat dimainkan anak? Ada banyak sekali permainan yang direkomendasikan dimainkan oleh anak. Anda bisa menyarankan anak anda menggunakan ragam jenis jenis permainan tradisional yang bisa dimainkan anak anda. Ragam jenis jenis permainan tradisional direkomendasikan menjadi mainan anak selama masa tumbuh kembangnya terutama ketika dimainkan oleh teman sebayanya.

Apa keuntungan menggunakan ragam jenis jenis permainan tradisional sebagai alternative mainan anak? Ada banyak sekali keuntungan dalam menggunakan permainan tradisional untuk anak. Selain memperkenalkan budaya, ragam jenis jenis permainan tradisional juga mengajarkan berbagai kegiatan fisik anak yang mampu mendukung motorik anak. Intip manfaat mengajarkan anak ragam jenis jenis permainan tradisional ini yuk!

  1. Mengajarkan anak Kerjasama

Ragam permainan tradisional biasanya mengajarkan anak untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan. Dimana anak bisa bekerja sama dengan teman satu timya dalam memenangkan kegiatan permainan yang dilakukan. Seperti misalnya bermain bentengan atau gobak sodor, maka anak diharuskan bersikap proaktif bersama dengan teman – teman sebaya mereka.

  1. Membangun komunikasi dan mengajarkan Bahasa anak

Selama melakukan kegiatan bermain, anak biasanya akan memperluas kosakatanya. Anak akan menjadi pandai membangun komunikasi dan belajar aneka Bahasa bersama teman mereka. Banyak Bahasa baru yang akhirnya dipahami dan dimengerti anak. Sehingga permainan ini mampu mendukung proses kemampuan Bahasa anak.

  1. Membantu perkembangan kognitif anak

Dalam menjalankan kegiatan bermain menggunakan permainan tradisional, anak akan menjadi paham arti pentingnya kegiatan kognitif. Dimana kegiatan kognitif sendiri digunakan untuk anak mampu melakukan problem solving dalam ragam kegiatannya. Dengan mengajarkan anak akan permainan tradisional maka anak akan terpicu kegiatan kognitifnya.

  1. Mampu mengajarkan sosialisasi kepada anak sedari diri

Poin penting dalam kegiatan bermain bersama anak menggunakan permainan tradisional adalah mengajarkan pentingnya sosialisasi. Kegiatan ini penting karena manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan bantuan. Dengan kegiatan sosialisasi maka hubungan antar manusia menjadi lebih mudah kedepannya sehingga penting bagi anak untuk belajar memulai kegiatan sosialisasi dengan teman sebayanya.

  1. Melatih anak untuk bergerak aktif  

Permainan tradisional seperti gobak sodor, betengan, layangan dan lompat tali akan mendukung anak untuk bergerak aktif. Hal ini dikarenakan permainan tersebut membutuhkan koordinasi tubuh untuk bergerak selain mampu mendukung kemampuan kognitif anak. Jadi, beragam permainan tradisional akan mendukung terbentuknya tubuh sehat anak karena aktif bergerak.